Ntah dimulai dari keadaan apa
Jika pandangan dan fikiran t’lah jauh dari tempat berdiri
Jangan salahkan segala yang sudah terjadi
Ntah apa yang pantas tersematkan
Aku percayakan jalan tapak ku pada tuhan
Ketahuilah, jauh nian sebelum ini
Aku sempat terlanda arti aku sebenarnya
Hingga, aku menerima tamu berpulang pada rumahku
Lalu mengapa berjalanya cerita hanya tentangmu?
Bukankah keputusan ini keputusan bersama?
Keputusan kita?
Kita?! Memang ini cerita siapa?
Hanya kamu saja
Aku?! Bukan siapa siapa
Dalam cerita, kita
Tegasku padamu dan semua
Bahwa aku juga punya cerita dan ini rumahku
Dan terimakasih, aku sudah tegap dan tegas dalam segala.
Aku di beberapa tahun lalu.
Sekarang aku mengerti apa kata aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar